Home Exhibition Guest Star Sponsors
Profile
danawa
danawa

Pada tahun 1995, berawal dari ngumpul bareng teman satu “tongkrongan” sambil terkadang bermain gitar dengan menyanyikan lagu-lagu yang nge-hit pada saat itu. Dan hingga pada akhirnya kami mulai masuk rental studio musik yang ada di daerah kami. Awalnya tidak ada yang membimbing kami sehingga pertama kali masuk studio yang memegang alat ganti-gantian, karena semua ingin mencoba menguasai alat-alat musik yang ada di studio tersebut (maklum masih pada katrock pada saat itu,,). Pada saat itu ada seorang anak yang hanya menginginkan untuk bernyanyi, dia bernama IMRON MAULANA. Tercetus dari seorang teman yang pada saat itu memainkan gitar yang bernama ABDA AFIF “elo,, cocOknya jadi vocalis aja,,”. Sehingga di hari berikutnya sudah bisa ditentukan para personil Band tersebut. Dengan format Vocalis : IMRON MAULANA, Gitaris : ABDA AFIF, Bass : ARI –NCEK-, Gitar Rythem : HANAFI, Drumer : DIDAY. Band ini sering membawakan lagu-lagu yang sedang Hit pada saat itu seperti SLANK, Dewa19, Gigi, Vodoo, dan Band-band local yang beraliran Rock.

Sudah bisa dirasakan aliran musik Rock pada saat Band tersebut terbentuk. Sering kali mereka membawakan lagu-lagu tersebut di ajang pentas musik baik yang ada di Sekolah mereka maupun yang ada didaerah mereka.

Pada akhir tahun 1999 terjadi perubahan format Band dengan personil Band antara lain : DANNY (Bass), AHMAD RIFAI -PAINK- (Drummer) dan HANAFI mencoba kebolehannya dalam bermain keyboard. Dengan perubahan format tersebut Band ini termotivasi untuk menciptakan lagu sendiri. Lagu pertama yang mereka ciptakan berjudul “Seperti ini” dan “kau” yang liriknya berasal dari IMRON M. dan Nada berasal dari Gitar AFIF. Lalu mereka meng-aransement lagu mereka sendiri dengan aliran Rock yang mereka ketahui.

Setelah lebih Pede membawakan lagu yang mereka ciptakan, maka timbul pula keseriusan mereka dalam menetapkan sebuah nama untuk grup Band tersebut. Pada awalnya nama danawa tercetus dari NAFI sang keyboardist yang mengandung arti “Besar”, dengan berbekal nama tersebut maka grup ini yakin bahwa mereka akan menjadi band yang besar dan siap bergabung di blantika musik Indonesia.

Di tahun 2004, pada saat itu danawa sedang mengalami perbedaan pendapat yang mengakhibatkan perpecahan pada danawa. Sehingga terjadi formasi baru di Band tersebut, dengan adanya JOY yang mnggantikan posisi DANNY (Bass). JOY yang awalnya penjaga studio rental tempat kami ngeBand akhirnya mau mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh DANNY, JOY yang sudah sangat mengerti musik yang dibawakan oleh danawa langsung dapat beradaptasi dengan Band tersebut. JOY membawa semangat baru bagi danawa dengan adanya JOY, danawa mampu berkreasi lebih sehingga tercipta beberapa lagu yang baru seperti “Bidadari”, “Padamu” dan “kisah cinta” juga beberapa lagu yang belum sempat kami rekam.

Keadaan vacoem juga dialami oleh danawa, sempat tidak latihan Band selama hampir setahun. Itu di karenakan kondisi fisik sang Drummer (PAINK) yang tidak memungkinkan untuk mengikuti latihan rutin yang telah dijadwalkan atas anjuran Dokter pribadinya hahahahaha..!!! ( presiden X). Ditengah absennya PAINK, danawa juga dapat musibah wafatnya sang gitaris danawa sekaligus sebagian yang menciptakan lagu-lagu danawa dikarenakan sakit. Kami sangat terpuruk dan berduka atas kehilangan ABAD AFIF alm sang inspirator.

Setelah melewati masa-masa duka, danawa kembali seiring dengan pulihnya sang Drummer. Dan untuk meneruskan perjalanan danawa kami coba mencari gitaris pengganti dan pilihan kami jatuh pada teman Alm yang merupakan kerabat danawa juga, yaitu HENDRA. Dengan adanya HENDRA kami sempat mengikuti festival Band dan menjadi finalis di festifal tersebut. Namun pada akhirnya HENDRA mundur dari danawa karena disibukan dengan Pekerjaannya, sehingga tidak dapat melakukan sesuatu yang lebih untuk danawa. Kepergian HENDRA menghadirkan gitaris baru yang membawa nuansa yang baru juga di musik danawa yaitu DICKY –LEMER-. Dengan DICKY danawa menghasilkan lagu-lagu baru yang lebih komersil seperti “Firasat”, “Tapi (telah usai)”, “masa lalu” dan “padamu” ditahun 2007.

Format danawa yang sekarang adalah Vocalis : IMRON M –IBONE-, GITARIS : DICKY –LEMER-, Bass : JOY, Keyboard : HANAFI, dan Drumm : AHMAD RIFAI –PAINK-. Dengan membawakan musik beraliran POP Alternatif yang lebih komersil dan siap bergabung meramaikan blantika musik Indonesia.

©Bion 2008 - BNCC Exhibition 2008 :: I'm Mobile